My IP Address

IP

Rabu, 03 Maret 2010

Tools Photoshop

diambil/disalin dari http://ilmuphotoshop.com/2008/03/19/tool-tool-photoshop/


Tool-tool photoshop


Menu


menu-photoshop.jpg


1. File

Berkaitan dengan file seperti menyimpan, membuka, export, import, dan cetak.


2. Edit

Menu editing secara umum seperti cut, copy, paste, transform image, serta untuk mengatur preferences Adobe Photoshop.


3. Image

Berisi editing image untuk mengatur warna, hue/saturation, brightness/contrast, ukuran.


4. Layer

Berkaitan dengan manajemen layer pada image, seperti menambah layer, menghapus, menambah efek pada layer, serta masking.



5. Select

Berkaitan dengan selection image.


6. Filter

Berhubungan dengan pada Photoshop yang dapat digunakan untuk memberi Efek tertentu pada image.


7. View

Digunakan untuk pengaturan view seperti zooming image, menampilkan skala, dan sebagainya.


8. Window

Digunakan untuk mengatur / menampilkan window


9. Help

Untuk menampilkan help dan tutorial Adobe Photoshop.



2. Tool Option Bar


tool-option-bar.jpg


Hampir semua tool pada Toolbox memiliki options, yang ditampilkan pada Tool Option bar. Options tersebut digunakan untuk mengatur nilai parameter atau


option dari tool yang sedang aktif/dipilih. Sebagai contoh :

tool-option-bar2.jpg


Setelah nilai parameter pada tool option bar diubah-ubah , (kita dapat mengembalikannya lagi menjadi nilai default (nilai semula). Yaitu dengan memilih icon tool yang ada di sebelah kiri, kemudian klik tombol . Pada context menu yang muncul, pilih Reset Tool untuk mengembalikan nilai default dari tool yang sedang dipilih. Apabila ingin mengembalikan nilai default semua tools, pilih Reset All Tools.



reset-all-tool.jpg


Moga-moga penjelasan saya jelas :D ( bersambung….)







Artikel Tool-tool photoshop ini dipersembahkan oleh Tutorial Photoshop Gratis. Kunjungi Wallpaper, Font, Desktop Theme Gratis Pokoknya Serba Gratis. Baca Juga Cara Membuat Foto manjadi Vektor,

Jumat, 19 Februari 2010

Kamis, 28 Januari 2010

2 tracks of mine

Dua track telah diupload sebagai pelampiasan kebiasaan yang tak begitu berharga tapi sangat berarti bagi pribadi yang membuatnya. Kedua track itu disimpan disini dan disini.

MusicPlaylist
Music Playlist at MixPod.com


Rabu, 27 Januari 2010

IMS (IP Multimedia Subsystem)

Jaringan IMS (IP Multimedia Subsystem) merupakan jaringan yang muncul dengan diawali keharidan teknologi softswitch yang merupakan awal daddri konsep jaringan NGN. Prinsip dasar jaringan IMS adalah mengintegrasikan antara teknologi wireless dan wireline dengan berbagai layanan yang dapat ditanganinya, diantaranya layanan voice dan berbagai macam layanan data. Prinsip dari teknologi ini yaitu mengatur session yang muncul untuk setiap layanan.

Arsitektur IMS

Arsitektur IMS adalah arsitektur yang mendukug jangkauan yang luas yang dimungkinkan dengan fleksibilitas protokol SIP yang digunakan pada jaringan ini. Arsitektur IMS dapat mendukung multiple application servers menyediakan layanan telepon tradisional (POTS/PSTN) dan layanan non telephony seperti halnya instant messaging, push to talk, multimedia messaging, video streaming dan lainnya.

Tiga lapisan dalam arsitektur jaringan IMS, yaitu:

1. Lapisan Transport dan Endpoint

Berfungsi untuk menginisialisasi dam mengakhiri pensinyalan SIP untuk membangun session dan menyediakan layanan bearer seperti mengkonversi voice dari format analog atau digital menjadi paket IP menggunakan Realtime Transport Protocol (RTP). Pada layer ini disediakan media gateway untuk mengkonversi VoIP bearer stream menjadi format TDM PSTM. Media server menyediakan beberapa layanan media yang terlibat, termasuk conferencing, speech recognition, dan speech systhesis.d

2. Lapisan Session Control

Pada lapisan session control ini terdapat Call Session Control Function (CSCF) yang menyediakan registrasi dari endpoint dan proses routing dari pesan pensinyalan SIP menuju application server yang dituju. Interworking antara CSCF dengan lapisan transport dan endpoint dimaksudkan untuk menjamin QoS semua layanan yang melaluinya. Dalam lapisan ini termasuk juga informasi registrasi end user yang sedang melakukan komunikasi (contohnya IP address), informasi roaming, layanan telephony (contohnya informasi call forwarding), informasi layanan instrant messaging, dan pilihan voice mail. Lapisan session control termasuk juga Media Gateway Control Function (MGCF), yang bekerjasama antara SIP signalling dengan signalling yang digunakan oleh media gateway (seperti H.248). MGCF mengatur distribusi dari session melalui multiple media gateways. Sedangkan Media Server Function Control (MSFC) menyediakan fungsi yang sama dengan media server.

3. Lapisan Application Server

Dalam lapisan ini terdapat application server, yang menyediakan layanan end user logic. Pada arsitektur IMS dan pensinyalan SIP memiliki kemampuan yang cukup fleksibel untuk mendukung berbagai macam variasi dari application servers untuk komunikasi antara layanan telephony dan non telephony. Sebagai contohnya, standar SIP sudah dikembangkan layanan telephony dan layanan IMS.

Quality of Service (QoS) pada jaringan IMS

Jaringan IMS dapat menjadi jaringan core atau backbone untuk jaringan 3G maupun wireless seperti wireless LAN, PDAs, home DSL dan lain sebagainya dengan dukungan Quality of Service yang memadai. Keperluan QoS pada jaringan IMS didefinisikan dalam standar yang ditetapkan oleh badan 3GPP yang difokuskan dalam keperluan QoS suatu jaringan core backbone. QoS yang disediakan pada jaringan IMS diantaranya adalah telkonogi MPLS dan diffserv.

Rabu, 02 Desember 2009

Jumat, 20 November 2009

Kamis, 19 November 2009